Catatan Kuliah Blok Psikiatri #1

PENGANTAR BLOK PSIKIATRI

@ JOGLO FKUNS

21 NOVEMBER 2011

Pada pemeriksaan psikiatri (SkillsLab psikiatri) yang kita periksa adalah gejala-gejalanya lalu baru kita buat resumenya. Dari gejala-gejala tersebut akan membentuk suatu sindrome. Sindrome gejala kelainan pada psikiatri biasa disebut dengan gangguan jiwa. Istilah medis tidak mengenal sakit jiwa. Istilah gangguan jiwa merupakan istilah yang lebih lazim digunakan untuk menyebut seseorang yang mengalami gejala-gejala yang merujuk pada adanya kelainan kejiwaan. Pada gangguan jiwa kita belum bisa mengetahui proses patofisiologinya dengan jelas karena gangguan jiwa disebabkan oleh berbagai macam faktor yaitu faktor psikologis, sosial, biologis, maupun spiritual.

Faktor biologis yang mempengaruhi gangguan jiwa diantaranya ialah pengaruh neurotransmitter, HPA aksis, dan tiroid aksis. Berpengaruhnya faktor biologis terhadap gangguan jiwa ini menyebabkan adanya istilah psikoneuroimunobiologi. Psikoneuroimunobiologi memiliki pengertian bahwa dalam hal yang menyangkut kejiwaan seseorang itu ada keterikatan dengan faktor neurologis, imunologis, ataupun biologis.

Psikotik ialah gangguan dalam menilai realita. Contohnya adalah sebagai berikut seseorang yang sedang halusinasi (gangguan persepsi padahal tidak mengalami stimuli). Ilusi ialah gangguan yang dialami seseorang yaitu ketika dia menerima stimulus dari luar tetapi dia beda dalam mempersepsikan apa yang seharusnya dia nilai.

  • Depersonalisasi ialah merasa ada perubahan dalam diri sendiri.
  • Derealisasi ialah merasa ada perubahan dalam lingkungannya.

Kumpulan gejala –>sindrome –> psikotik atau non psikotik.

  • Gangguan proses berpikir –> waham (keyakinan yang salah tetapi dianggap benar tanpa adanya nalar/tidak bisa dikoreksi) yang sifatnya egosentris. Pasien berperilaku sesuai waham yang biasanya waham ini tidak sesuai dengan latar belakang budaya pasien.
  • Kekacauan dalam pembicaraan : tidak bisa dimengerti apa isi pembicaraannya (ngalor ngidul).-jawa,red.
  • Perilaku yang kacau : kencing di dalam kelas.
  • Scizofrenia –> gangguan psikologis dengan gejala-gejala tertentu, adanya waham sisip pikir, dan delusion of control/waham dikendalikan.
  • Somnambolisme : jalan saat sedang tidur, termasuk parasompnia (gangguan tidur).
  • Dalam pemeriksaan psikiatri yang terpenting adalah simptomatologi –> differential diagnosis –> terapi.
  • Gangguan kejiwaaan :
  1. Psikotik diterapi dengan antipsikotik,
  2. Afektif,
  3. Kecemasan/Anxietas diterapi dengan antidepressan, antimanik,
  4. Kepribadian diterapi dengan psikoterapi.

Terapi yang digunakan sesuai dengan target sindrome masing-masing.

  • Diagnosis multiaksial :
  1. Aksis 1 ialah yang menjadi fokus perhatian kita,
  2. Aksis 2 ialah gangguan kepribadian, retardasi mental,
  3. Aksis 3 ialah penyakit medis,
  4. Aksis 4 ialah stressor psikososial/lingkungan,
  5. Aksis 5 ialah tingkat fungsi tubuh pasien secara menyeluruh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: